Sunday, April 19, 2015

Indonesia butuh persepakbolaan yang sehat

     
     Akhir-akhir ini banyak berita mengenai pembekuan PSSI atau sebuah badan yang menaungi persepakbolaan Indonesia. Banyak orang di luar sana yang saling beradu argumen tentang hal tersebut. Memang belakangan ini persepakbolaan di negeri kita memang sedang mengalami penurunan.

Apakah tidak ada jalan lain ? Apakah memang seharusnya langkah tersebut dilakukan ?


     Jika kita memahami sebuah keputusan mungkin ada benar dan ada salahnya dan itu tergantung dari sudut pandang manakah kita menanggapinya. Mungkin keputsan tersebut ada salahnya jika kita melihat nasib liga yang tidak jelas ujungnya. Mau dikemanakan semua pemain, pelatih dan staff tim yang berlaga, bahkan belakangan ini ada sebuah tim yang mengklaim bahwa mereka mengalami kerugian yang cukup besar. Memang benar banyak pemain sampai pelatih yang hanya berlatih saja tanpa berlaga, mereka pun bisa kehilangan skill sampai kehilangan bekal untuk makan mereka dan keluarganya. Bagaimana bisa? Bisa sajalah kan ini Indonesia, bagaimana tim bisa menggaji mereka jika tidak ada pemasukan sama sekali tanpa berlaga di sebuah kompetisi, toh juga ada pemasukan pun banyak tim yang telat dalam masalah gaji.

      Namun, bila kita melihat dari sudut pandang kedepanya, pembekuan ini haruslah dilakukan. PSSI butuh pengurus yang tahu bahkan sudah kental dengan sepakbola, dan bisa dilihat semua pengurus yang terpilih,   apakah banyak rakyat yang setuju bila mereka yang menjadi nahkoda persepakbolaan tanah air? Tidak, bukanya tidak layak tapi tolonglah bapak-bapak yang disana sadar, sepakbola ini milik rakyat, dan rakyat butuh pengurus yang mampu membuat sepak bola ini sehat, kami tidak ingin muluk-muluk langsung prestasi, cukup berikanlah kepengurusan itu kepada yang benar-benar membuat sepakbola kita sehat, dan tidak ada perpecahan seperti sekarang. Prestasi akan datang apabila persepakbolaan di negeri ini sehat.

     Jadi bila melihat dari kedua sudut pandang tersebut, bubarkanlah kepengurusan yang sekarang dan biarkan kompetisi tetap bergulir. Jangan ada peperangan antara kementrian dan badan kepengurusan sepakbola kita. Tolong selesaikan dengan kepala dingin dan bersikaplah adil tanpa mementingkan diri sendiri, bahkan mementingkan kepentingan politik sampai golongan.


Bravo Sepakbola IndONEsia.

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2014 Mikan